Iklan by WartaSekolah
Get Adobe Flash player

Cuaca Hari Ini

Hujan

26°C

Jakarta

Hujan

Kelembaban: 89%

  • Min Kemungkinan Badai

    31°C 25°C

  • Sen Gerimis berpetir

    32°C 25°C

  • Sel Kemungkinan Badai

    31°C 25°C

Forum Komunikasi Sekolah

Warta Sekolah | BIDIK KASUS
Alat Peraga PAUD Diselewengkan PDF Cetak E-mail Dibaca: 123
PostAuthorIcon Ernest    PostDateIcon Kamis, 02 Februari 2012 10:19

SUMEDANG,(GM)-Pengadaan alat peraga edukasi (APE) untuk lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di lingkup Dinas Pendidikan Kab. Sumedang bernilai ratusan juta rupiah yang bersumber dari bantuan dana dekon Provinsi Jawa Barat 2011, diduga diselewengkan.

Bersadasarkan informasi yang dihimpun "GM", Rabu (1/2), indikasi bakal terjadinya penyelewengan itu sudah tercium sejak dalam pembuatan proposal. Di antaranya, isi proposal itu diarahkan untuk pembelian APE jenis jungkitan, ayunan, dan perosotan.

Dalam realisasinya, paket APE luar yang sudah diterima oleh penyelenggaran PAUD, dinilai tidak layak dan mengancam keselamatan anakanak yang menggunakannya.

Di samping itu, terjadi selisih harga yang sangat fantastis dalam pengadaan barang tersebut. Di mana untuk setiap penyelenggara PAUD harus membuat surat pertanggungjawaban (SPj) sebesar Rp 4,5 juta. Sementara harga satuan APE luar, jenis tersebut adalah Rp 900 ribu untuk perosotan, Rp 600 ribu untuk ayunan, dan Rp 500 ribu untuk jungkitan.

Pengadaan APE "bermasalah" itu disebut-sebut melibatkan pejabat Bidang Pendidikan Luar Sekolah dan Nonformal Dinas Pendidikan Kab. Sumedang, Cecep Suryana. "Barang yang sudah kami terima kondisinya seperti ini. Jika dibandingkan dengan barang yang sudah ada, kualitasnya tidak sesuai harapan," kata Mukti, Penyelenggara PAUD di wilayah Kecamatan Cimalaka.

Yang disesalkannya, pengadaan APE luar itu, tidak disesuaikan dengan kebutuhan PAUD masing-masing. Karena sudah dikondisikan oleh orang dinas.

Sementara itu, Kabid PLS dan PNF, Cecep Suryana, ketika dikonfirmasi, membantah melakukan pengondisian APE luar tersebut. Namun yang menjadi ironis, yang bersangkutan tidak bersedia menyebutkan jumlah PAUD penerima bantuan dekon, termasuk besaran uangnya. Hanya saja dia mengatakan bahwa jumlah penerimanya, kurang dari seratus PAUD, dan bukan 254 PUD seperti yang disebutkan," tandasnya.

(B.108)**

 

Alat Peraga PAUD Diselewengkan
Get Adobe Flash player
Iklan by Regional Expose