26°C
Hujan
Kelembaban: 89%
31°C 25°C
32°C 25°C
31°C 25°C
JAMBI - Pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari mendatang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali datang ke Provinsi Jambi. Selain kedatangan SBY, dalam rapat persiapan HPN di Ruang Pola Kantor Gubernur, kemarin (19/1), Sekda Syahrasaddin membeberkan beberapa rangkaian[…]
JAKARTA - Studi banding ke luar negeri seyogyanya dilakukan agar para karyawan memiliki mind set yang lebih maju dan dapat bekerja lebih efiisien.
JAKARTA - Studi banding ke luar negeri seyogyanya dilakukan agar para karyawan memiliki mind set yang lebih maju dan dapat bekerja lebih efiisien.
| Warta Sekolah | BOS | ||||
| Dana BOS 2011 Temanggung Sisa Rp1,5 Miliar |
|
|
|
Dibaca: 58 |
|
|
|
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik Kabupaten Temanggung Ripto Susilo mengatakan pada 2011, 443 SD menerima Rp23,2 miliar. Sedangkan untuk 72 SMP dan 32 MTS sebesar Rp11 miliar. Namun, di akhir tahun dana itu masih tersisa cukup banyak. Pendataan hingga Selasa (31/1), ada 56 SMP dan hampir seluruh SD tidak menyerap keseluruhan anggaran. Jumlahnya untuk SMP sebesar Rp559.345.615. Sedangkan untuk SD yang sudah terdata mencapai Rp588.491.799. Jumlah ini masih akan bertambah karena masih ada SD di enam kecamatan, yakni Bansari, Gemawang, Kranggan, Temanggung, Tretep, dan Wonoboyo yang belum menyerahkan laporan surat tanda setoran (STS). "Jadi masih kita tunggu. Ini bukan karena ada penyimpangan. Memang itu uang nantinya akan diserahkan ke sekolah lagi. Tapi harus disetor ke kas daerah dulu. Hanya saja ada beda persepsi antara dinas dan sekolah yang menganggap itu uang mereka sehingga tidak perlu setor ke kas daerah dulu. Yang jelas sudah kita sosialisasikan," ungkap Ripto, Selasa (31/1). Tersisanya dana BOS ini, menurut Ripto karena ada birokrasi yang terlalu panjang sehingga banyak kegiatan yang dibiayai dulu oleh sekolah dan tidak langsung menggunakan dana BOS. Tahun lalu mekanisme penyaluran BOS harus melalui APBD. Setiap pembiayaan kegiatan harus menggunakan rekening sendiri. Sekolah harus mengajukan uang persediaan dulu sehingga untuk tahapan berikutnya harus sudah siap SPJ dari dana persediaan itu. "Namun Dinas kesulitan merangkum SPJ semua sekolah selesai dulu. Kalau masih ada satu atau dua sekolah belum selesai mengerjakan SPJ, tentu dana tahap berikutnya tidak bisa cair. Ini menyulitkan karena birokrasi terlalu panjang," paparnya. (TS/OL-04) Artikel Terbaru |